Saya tidak tahu apa saya yang absurd. Saya kadang menyukai rasa sakit.
Saya masih ingat waktu saya masih SD. Pada saat itu, dimana semua anak pada merinding dan nangis melihat jarum suntik saya malah ketawa senang sambil menggunggam dalam hati, “Bagaimana rasanya disuntik. Apa seperti digigit semut?”. Setelah itu saya merasa bahwa sangat nyaman dan enak sekali setelah disuntik. Jalan pincang sedikit, ada bekas di kulit yang sepertinya membiru. Dan saya sangat nyaman sekali untuk berulang kali menekan bekas suntikan itu.
Waktu sunat saya juga seneng, selain karena dapet duit dari tetangga dan pengakuan teman-teman kalau saya berani. Saat itu kalau sudah kelas 6 SD belom disunat pasti dianggap penakut dan cemen.
Ah… rasa sakit yang menyenangkan.